Banda Aceh – Ketua Senat STAI Darul Hikmah Aceh Barat menghadiri Pertemuan dan Focus Group Discussion (FGD) Forum Senat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Aceh yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kerja Sama untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Aceh” tersebut menjadi wadah bagi para pimpinan senat PTKI negeri dan swasta di Aceh untuk memperkuat komunikasi, membangun sinergi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Aceh.
Pertemuan ini diikuti sekitar 25 peserta yang berasal dari 16 PTKI se-Aceh, terdiri atas unsur pimpinan senat, koordinator forum, serta perwakilan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri maupun swasta.
Kehadiran Ketua Senat STAI Darul Hikmah Aceh Barat menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung penguatan kolaborasi antarkampus demi peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, menegaskan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika kebijakan pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Menurutnya, forum seperti ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membahas berbagai isu yang berkaitan dengan pengembangan perguruan tinggi di Aceh.
Sementara itu, Ketua Forum Senat PTKI se-Aceh, Prof. Nazaruddin A. Wahid, MA, menyampaikan bahwa forum tersebut dibangun untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarsenat PTKI. Ia menegaskan bahwa semangat yang dibangun dalam forum ini adalah kerja sama, bukan persaingan, sehingga seluruh perguruan tinggi dapat bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Aceh.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi, forum juga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan transformasi tata kelola perguruan tinggi keagamaan Islam.
Salah satu pembahasan utama ialah penyusunan draf standardisasi statuta PTKIS guna memperjelas pembagian kewenangan antara yayasan sebagai badan penyelenggara dengan senat sebagai otoritas akademik. Langkah tersebut dipandang penting untuk menciptakan tata kelola kelembagaan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Di bidang akademik, peserta forum turut mendorong penguatan kolaborasi dalam riset dan publikasi ilmiah antarkampus dengan melibatkan dosen serta mahasiswa. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperkuat akreditasi jurnal, sekaligus mendukung peningkatan rekam jejak akademik dosen.
Forum juga merekomendasikan adanya sistem pendampingan yang lebih terstruktur bagi dosen dalam pengurusan jabatan fungsional, khususnya percepatan kenaikan jenjang akademik menuju Lektor Kepala dan Guru Besar sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PTKI.
Melalui keikutsertaan dalam forum ini, STAI Darul Hikmah Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Aceh serta berpartisipasi aktif dalam setiap upaya peningkatan mutu tata kelola, pengembangan akademik, penelitian, dan kualitas sumber daya manusia demi terwujudnya pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Aceh Barat — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Hikmah Aceh Barat menggelar kegiatan Pengenalan…
Aceh Barat - Ketua STAI Darul Hikmah, Dr. Tgk. Rahmat Saputra, mendorong pemerintah daerah untuk…
Meulaboh – Menyambut momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bersamaan dengan refleksi 21 tahun…
Aceh Barat, 18 Agustus 2026—Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, STAI Darul Hikmah…
Nagan Raya - Memperingati 21 tahun perdamaian Aceh dan menyambut 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,…
Aceh Barat – Kabar membanggakan kembali datang dari STAI Darul Hikmah Aceh Barat. Dr. Tgk.…